TIMNASKU MALANG TIMNASKU SAYANG
| Sumber foto (Inilah.com) |
Indonesia negara besar yang memiliki berbagai macam jenis suku disertai keunikan bahasa yang dimiliki. Namun ada hal yang membuat hati kecil saya menangis, bagaimana tidak ? indonesia seperti kesulitan membina bibit muda yang bisa dibanggkan dikancah asia ataupun dunia. dalam hal ini pembicaraan ini berkisar pada anjloknya prestasi sepakbola kita yang merosot makin tajam bahkan dikawasan asia tenggara saja kita seperti tak berdaya. Disaat rakyat memiliki memberikan kesabaran tapi selalu saja dikecewakan oleh hal-hal yang nonteknis seperti halnya pengaturan skor, sepakbola gajah, sampai kegagalan Timnas kita baik U19, U23, Senior. seperti halnya U19 saya tidak mengerti dengan maksud PSSI yang menyiarkan seluruh pertandingan uji coba di salah satu stasiun TV Tersebut sebenarnya ada perjanjian apa dibalik itu. hal itu yang memudahkan lawan U19 kita dikalahkan lawan-lawannya karena lawan bisa dengan mudah gaya permainan kita coba bedakan tim myanmar atau thailand.
Bicara U23 saya bingung mau menyalahkan siapa ini kebodohan pelatinya atau kesalahan pemainnya. di klub besar saat sebuah tim sedang on fire mereka tidak akan mengganti pemain inti dengan cadangannya kecuali cedera. tapi ini aneh disaat U23 begitu dahsyat dengan 2 kemenangan besar di asian games korea, secara mengejutkan sang pelatih mengganti semua pemainnya dan menggunakan lapis kedua padahal thailand bermain dengan ful team alhasil team kita hancur 6-0 tanpa balas. dan fase berikutnya kita bertemu korea utara bisa diprediksi kita dihancurkan kembali.
ketika kita dihancurkan thailand secara otomatis mental pemain akan drop!! dan ketika menghadapi korea utara kita otomatis sudah kehilangan momentum terlebih dahulu. pelajaran mugkin buat inisial A.
Paling hancur lebur mungkin Timnas senior karena dengan dalih jadwal kompetisi yang panjang membuat pemain drop. padahal bisa dibilang skuad timnas AFF 2014 cukup baik. tapi fakta dilapangan kita bahkan tidak dapat lolos dari fase grup yang lebih parahnya kita dihancurkan tim yang dulunya sering kita Bully (filipina).
Kebiasaan PSSI mengganti pelatih ketika gagal itu membuat saya agak aneh dan yang aneh lagi indonesia sepertinya tidak tertarik terhadap pelatih Lokal yang banyak berprestasi.
semoga ini bisa di lihat sahabat pecinta sepakbola yang rindu prestasi terutama Timnas Senior!!